Jenis-Jenis Miso di Negara Jepang 

Bumbu masakan Jepang yang dapat membuat masakan lebih umami ini terdapat beberapa jenis. Perbedaan jenis tersebut sangat tergantung pada kultur, selera, dan wilayah setempat, tentunya penggunaannya pada jenis masakan yang berbeda. Berikut ini beberapa jenis miso, bagi pecinta kuliner khas Jepang tersebut.

1. Shiro Miso

Miso ini berwarna putih, sesuai dengan namanya Shiro yang dalam bahasa Jepang yang berarti putih. Jenis miso adalah yang poker online menggunakan bahan kedelai, sehingga menghasilkan warna putih dan difermentasikan selama 2 bulan. Jenis miso ini digunakan untuk aneka tumisan dan saus salad. Karena efek fermentasinya yang cukup lama menghasilkan rasa manis hingga sedikit asin.

Sebagian orang Jepang menggunakan miso jenis ini sebagai pengganti kecap asin. Hal tersebut dikarenakan rasanya yang cenderung asin dan memiliki aroma menyerupai kecap asin. Kecap asin dan shiro miso sama-sama terbuat dari kacang kedelai. Maka dari itu, hampir tidak ada perbedaan diantara keduanya. Bahkan bisa saling melengkapi dalam masakan.

2. Shinshu Miso (Miso Kuning)

Jenis yang selanjutnya adalah shinshu miso atau miso kuning. Dengan fermentasinya yang lebih lama dari shiroi miso, menghasilkan aroma yang lebih kuat. Adapun penggunaan miso adalah bisa digunakan untuk berbagai aneka masakan. Adapun bahan yang digunakan untuk membuat miso jenis ini masih terbuat dari kedelai, namun karena efek fermentasinya yang lama.

Warnanya yang kuning tersebut sangat cocok bila digunakan sebagai tambahan bumbu untuk membuat kare. Dengan demikian, kare tersebut memiliki citarasa yang lebih kuat dan umami. Disamping itu, kare yang terbuat dari daging bisa dinetralisir akan kandungan lemaknya dengan kandungan probiotik yang terdapat pada miso.

3. Aka Miso (Dark Miso)

Jenis ini merupakan jenis miso yang berwarna merah kecoklatan. Dengan warna tersebut, miso ini disebut dengan dark miso. Bahan miso ini sama dengan jenis miso lainnya, yaitu menggunakan bahan kedelai. Miso jenis ini digunakan untuk pembuatan stew, dan masakan Jepang lainnya yang memiliki aroma kuat. Aroma yang kuat terdapat pada miso ini karena proses fermentasinya hingga mencapai 3 tahun.

Disamping proses fermentasinya yang lebih lama, harganya juga tergolong lebih mahal dibandingkan dengan jenis miso lainnya. Wajar saja karena miso ini lebih enak dibandingkan dengan jenis miso lainnya. Citarasa dan aromanya yang kuat mampu membuat olahan masakan khas Jepang lebih umami. Maka dari itu, jenis miso ini merupakan miso yang paling banyak diminati.

4. Miso Barley

Jenis yang terakhir adalah miso barley. Rasa miso adalah sedikit manis, dengan penggunaan Barley di dalam pembuatannya. Miso dengan jenis ini banyak digunakan untuk membuat tumisan kuliner khas Jepang karena rasanya yang sedikit manis dan hampir mirip dengan kecap. Proses fermentasinya sedikit lebih lama dari jenis shiroi miso.

Penggunaan barley tersebut digunakan untuk memenuhi sebagian orang yang kurang menyukai miso dengan kandungan koji. Terlebih dengan penggunaan jamur, dimana tidak semua orang menyukai rasanya. Dengan demikian penggunaan barley ini merupakan solusi yang tepat untuk membuat miso ala rumahan tanpa penggunaan koji.

Запись опубликована в рубрике Uncategorized. Добавьте в закладки постоянную ссылку.