Wisata Gili Iyang Oksigen Terbaik Kedua Yang Mendunia

Udara yang sangat segar ini dipercaya menjadi rahasia umur panjang masyarakat Giliyang. Rata-rata usia mereka mencapai 80-100 tahun. Karena keunikannya, Pemkab Sumenep mencanangkan Pulau Giliyang menjadi destinasi wisata kesehatan . Hal ini dapat dilihat dari pembangunan infrastruktur wisata depo 25 bonus 25 dipulau yang terletak di Kecamatan Dungkek, sekitar 28 km dari pusat Kabupaten Sumenep tersebut.

Asal-Usul Pulau Gili Iyang

Konon berdasarkan cerita masyarakat, Pulau Gili Iyang dikenal dengan 2 nama yang berbeda yaitu Gili Iyang dan Gili Elang. Menurut masyarakat lokal terdapat 2 sejarah yang berbeda mengenai pulau itu. Nama yang pertama “Gila Iyang” merupakan pemberian dari nenek moyang yang artinya gila. Dikarenakan dulunya pulau ini dijadikan sebagai tempat pembuangan orang gila. Dan ketika ditemukan pertama kali pulau ini juga dihuni oleh orang gila.

Nama yang kedua adalah “Gila Elang” atau biasa disebut “Pulo Elang”. Yang dalam bahasa Madura memiliki arti pulau yang hilang. Kerena menurut cerita masyarakat pada jaman penjajahan Belanda pulau ini adalah pulau yang tidak ditemukan atau hilang. Sementara pulau-pulau lainnya dapat ditemukan oleh pasukan tentara Belanda.

nama Pulau Oksigen sebagai objek wisata kesehatan. Dikarenakan memiliki kandungan kadar oksigen di atas rata-rata daerah lainnya. Bahkan, kadar kandungan oksigen di Pulau Gili Iyang menjadi yang terbersih di Indonesia dan terbaik kedua didunia setelah Yordania. Tercatat dalam penelitian Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim LAPAN tahun 2006. Kadar oksigen Pulau Gili Iyang mencapai 3,4 sampai 4,8 persen di atas normal. Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumenep juga melakukan kajian ulang terhadap Pulau Giliyang di tahun 2016. Mereka menemukan bahwa konsentrasi oksigen di Pulau Giliyang berkisar pada 21,5 persen

Sejarah Pulau Gili Iyang sendiri ditemukan oleh Daeng Masaleh pada tahun 1962. Menurut sesepuh di Pulau Gili Iyang, Daeng Masaleh datang dari Sulawesi yang katanya dituntun oleh ikan hiu hingga akhirnya menemukan daratan pulau. Beliau yang pertama kali membabat hutan untuk membuka jalan di Pulau Gili Iyang. Sampai saat ini Pulau Gili Iyang Madura berpenduduk dengan mayoritas dari suku Madura.

Satu hal menarik yang menjadikan tempat ini begitu alami, yaitu tidak adanya aliran listrik sampai dengan 2017. Sebelumnya, untuk memenuhi kehidupan mereka, masyarakat Gili Iyang hanya menggunakan lampu berbahan minyak serta aki sebagai penerangan. Tidak banyak masyarakat disini yang menggunakan panel surya.

Baru pada 2017, aliran listrik akhirnya masuk ke tempat ini. Namun sampai dengan Mei 2019, aliran listrik di Giliyang ini hanya selama 12 jam dalam sehari. Sedangkan beberapa pulau tetangga lainnya sudah mencapai 24 jam dalam sehari.

Alamat Gili Iyang

Lokasi Pulau Gili Iyang terletak di Pulau Madura. Alamat Pulau Gili Iyang berada di Kecamatan Dungkek, Bancamara, Banraas, Dusun Baru, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, 69474.
Jam Buka
Buka setiap hari. 07.00 WIB – 22.00 WIB.
Rute ke Gili Iyang
Gili Iyang lokasinya di bagian timur Sumenep yang dikenal dengan nama Pulau Oksigen. Pulau ini masuk kedalam wilayah administrasi Kecamatan Dungkek.

Dari Alun-Alun Taman Adipura Kota Sumenep Menuju Pelabuhan Dungkek

Ikuti Jl. Raya Gapura dan Jl. Raya Dungkek ke Panjurangan. Tetap mengemudi ke Jl. Penyeberangan Dungkek hingga sampai di Pelabuhan Dungkek.
Dari Surabaya Menuju Pelabuhan Dungkek Sumenep

Jika sudah tiba di Kota Surabaya, Anda dapat melanjutkan perjalanan melewati Jembatan Suramadu untuk tiba di Sumenep, Madura. Setelah sampai di Sumenep, teruskan perjalanan ke Pelabuhan Dungkek, Sumenep.
Jika menggunakan transportasi umum, Anda bisa naik Mobil Penumpang Umum (MPU) yang ada setiap hari dengan tujuan Sumenep sampai Pelabuhan Dungkek.

Запись опубликована в рубрике Uncategorized. Добавьте в закладки постоянную ссылку.